Umur saya saat ini 23 tahun saya sudah 2 tahun menikah dengan suami
saya mas Aries, saat ini mas aries berumur 34 tahun, kami umur kami
memang terpaut cukup jauh.. pernikahan kami adalah pernikahan yang
diatur. hmmm maksudnya dijodohkan.. tapi bukan berarti saya tidak sayang
terhadap mas Aries..dia orang yang sangat humoris.. kehidupan sex kami
juga lumayan bagus walau menurut saya dia sangat konservatif satu2nya
kebiasaan yang rada tidak konservatif adalah dia senang merekam adegan
kami saat bercinta denagn menggunakan handycam walau saya sering protes
seba yang terlihat utuh hanya saya sedang dia hanya terlihat dari leher
ke atas (curang). Untuk sekedar gambaran saya sering membanggakan kulit
saya yang sangat putih saya mengunakan bra ber ukuran 34C Tinggi saya
155cm dan berat 44kg. Buah dada saya lumayan membulat dengan puting
berwarna kemerahan dan cukup panjang menonjol sebesar ruas pertama
kelingking saya, bentuk pantat saya padat namun tidak terlalu besar,
saya tidak pernah merasa memiliki wajah yang terlalu cantik walau banyak
teman yang mengatakan saya pantas jadi model. Ada teman saya yang sinis
mengatakan kenapa saya dijodohkan dengannya, sebab dia nggak laku
hinggak berumur 32 tahun belum menikah sehinggak harus dijodohkan dengan
saya yang jauh lebih muda. Suatu pernyataan yang sama sekali tidak
benar, kalau mas Aries mau pasti banyak yang mau menikah dengannya
selain pendidikannya lumayan tinggi, kaya, dia lumayan ganteng dan
orangnya baik serta humoris, tapi dia terlalu sibuk dengan sekoah nya
lalu dilanjutkan dengan kariernya. Dua tahun lalu pernikahan kami
dipercepat karena mas Aries harus bertugas di Korea dengan kontrak kerja
selama 5 tahun. Jadilah kami menikah kemudian berangkat ke Korea.
Di Korea kami tingal di sebuah kota Industri dan mas Aries adalah
satu2nya tenaga ahli yang berasal dari Indonesia. Namun kami tinggal di
sebuah apartement di semacam komplek milik perusahaan. Mas Aries sendiri
sebagai tenaga ahli sering sekali pergi ke luar kota tempat kami
tinggal selama beberapa hari. Selain Apartement terdapat juga beberapa
bangunan untuk mess bagi karyawan dengan grade yang lebih rendah. Dan
kebetulan banyak terdapat TKI yang bekerja disana umumnya mereka bekerja
sebagai cleaning service atau buruh pabrik di perusahaan itu (nasib
anak bangsa hihihi). Mungkin kalau kita tinggal di Indonesia kita kurang
perhatian dengan tetangga yang status kelasnya jauh dari kita, tetapi
sebagai sesama perantau di negri asing mas Aries sering sangat bersikap
ramah ke para cleaning service dan buruh itu dengan mengundang mereka
main ke apartement kami yang walaupun sempit namun tetap jauh lebih
besar dari mess mereka. Yang paling sering datang adalah dua orang
cleaning service bernama mas Mantri dan mas Hari mas Mantri tubuhnya
gempal tidak gendut namun lumayan gemuk kulitnya hitam tampangnya nakal.
sedang mas Hari hmmm nggak beda jauh sama Tukul yang lagi populer di
Indonesia, tapi orangnya sangat pendiam. Mas mantri menurut penilaian
saya sangat menyebalkan sebab sering menatap saya seolah2 serigala yang
menatap seekor anak kelinci saya suka bilang ke mas aries tapi kata dia
biar aja mungkin karena kamu cantik dan istri mas Mantri ditinggal di
Indonesia. tetapi tetap saja saya suka risih dan tidak suka dengan
tatapan liar matanya.
Hari itu kembali mas Aries di tugaskan untuk melakukan kunjungan
rutin selama seminggu keluar kota meninggalkan saya sendirian di
Apartement. Sebenarnya ini sangat menyiksa saya. Bahasa korea saya
sangat jelek dan tidak seperti di Indonesia yang masyarakatnya sok tau,
di Korea jika seseorang tidak benar2 fasih berbahasa Inggris maka dia
tidak mau berbahasa inggris (menyebalkan….). Selain itu saya tidak tahu
harus kemana kalau tidak bersama mas Aries. Apalagi hari itu hari sabtu
dimana biasanya penghuni komplek itu rata2 pergi berakhir pekan entah
hanya ngobrol2 di pusat tongkrongan di pusat kota atau ketempat hiburan
lain. Akhirnya seperti setiap kali mas Aries pergi selama beberapa hari,
saya hanya bisa berdiam diri di Apartement. Namun hari itu setelah
bosan menonton TV tiba2 terbersit di otak saya keinginan untuk menonton
adegan persetubuhan kami kembali yang telah di rekam oleh mas Aries.
Setelah saya mengambil dari tempatnya biasa disimpan (kami biasanya
hanya menonton sekali setelah itu disimpan begitu saja). Saya siap
menyalakan CD nya…. tapi tiba2 ada rasa keinginan kuat untuk menonton
CD itu dalam keadaan … tanpa busana.. telanjang. Kemudian setengah
berlari karena diliputi perasaan yang aneh yang mengairahkan saya
berlari ke kamar untuk melepaskan semua pakain saya. Dan kemudian dalam
keadaan bugil saya berjalan kembali keruang tamu yang merangkap ruang
keluarga dengan masih diliputi gairah yang aneh kemudian sebelum saya
menyalakn CD nya saya menyingkirkan semua benda yang dapat saya gunakan
menutupi ketelanjangan saya mulai dari taplak meja, bantalan kursi
hingga majalah hanya menyisakan satu buah bantal…entah kenapa itu saya
lakukan. Akhirnya saya mulai menonton CD adegan cinta kami, disitu mas
aries tidak terlihat wajahnya namun saya terlihat jelas seluruhnya
mungkin karena mas Aries melakukan adegan itu sambil memegang kameranya.
Saya begitu terangsang hingga tangan saya tanpa sadar mulai memelintir2
puting saya dan mempermainkan itil saya. Rasanya begitu nikmat eaouuuh…
cairan vagina saya mulai banjir…
Tiba2 bel apartement saya berbunyi… saya begitu terkejut… saya segera
bangkit dan mengintip dari lubang pintu., saya lihat mas Mantri dan mas
Hari didepan pintu. pikir saya mau apa sih mereka bukannya mereka tahu
kalau mas haris hari ini keluar kota. Saat itu tubuh saya dalam keadaan
bugil dan cairan vagina yang mengalir sedikit di sela sela paha.
Saya berusaha diam agar mereka pergi karena mengira saya tidak ada di
tempat. Tapi mereka tidak pergi2 bahkan terus menerus menekan bel
sehingga ribut sekali didalam apartement bahkan mereka mulai mengetuk2
pintu. Akhirnya saya membuka pintu sedikit dengan harapan mereka tidak
melihat ketelanjangan saya. Saya menjulurkan kepala saya dan
menyembnyikan tubuh saya dibalik pintu, “Pagi mba Aggie” sapa
mereka…”Pagi mas Mantri, mas Hari ada perlu apa ya pagi2, Mas Ariesnya
sedang keluar kota…” jawab saya dengan harapan mereka segera pergi.
“Kami tahu kok mba.. kami mau ketemu mba Anggie saja buat ngobrol2″
jawab mas Mantri sambil memandang aneh dan berusaha melihat kedalam,
saya merasa risih dengan pandangan matanya apa lagi kali ini saya dalam
keadaan bugil saya takut dia tahu.” Jangan sekarang ya mas Mantri saya
sedang nggak bisa” jawab saya dengan harapan mereka segera pergi. “wah
nggak ah mba, saya tahu mba kesepian kalau lagi ditinggal mas Aries”
jawabnya lagi”kita cuma mau temenin ngobrol sambil bersenang2 sedikit”,
‘bersenang2′ dalam hati ku apa maksudnya… “lain waktu aja deh mas saya
lagi nggak sempat” jawab saya ketus mulai jengkel..sayapun hendak
menutup pintu, tapi alangkah kagetnya saya ketika mendapati pintu
diganjal oleh kaki mas Mantri “masa mba tega ngebiarin kita kedinginan
diluar sini” kebetulan saat itu adalah akhir musim gugur. Saya berusaha
mendorong pintu itu sekuat tenaga sehingga tanpa sadar posisi berdiri
saya bergeser sehingga ketelanjangan saya langsung terlihat oleh mereka.
“Wuihhh liat rii, mba Anggie bugil… ” katanya setengah berteriak
menyebabkan saya terkejut dan kehilangan kontrol atas pintu.
Mas Mantri kemudian menerobos masuk diikuti mas Hari yang langsung
segera menutup kembali pintu di belakangnya sementara saya terhuyung
kebelakang dengan berusaha menutupi dada dan vagina saya, “rii liat
jembutnya lebat banget..wah mba Anggie ngapain bugil2an kaya gini mau
menyambut kita ya….wah ri liat dia lagi nonton bokep..” katanya merepet,
saat itu saya baru sadar saya tidak mematikan CD adegan cinta kami.
“mas Mantri…mas Hari apa2an ini cepat keluar kalau tidk saya akan
berteriak” kata saya tapi dengan cepat mas Mantri menangkap saya dan
mendorong saya sehingga saya terjengkang ke belakang, kemudian diameraih
pinggul saya dan merengkuh saya dari belakang dalam posisi duduk dan
dengan nakalnya tangan kirinya dia meremas buah dada saya dan tangan
kananya meraba vagina saya,” ri….memeknya sudah basah nih…” yang diajak
ngomong tidak banyak bicara hanya tersenyum kemudian mengalihkan
pandangannya ke alah televisi yang sedang menayangan CD pribadi ku…”mba
pantas ya jadi bintang bokep” katanya… “handycamnya ditaruh dimana mba…
di kamar ya”katanya lagi sambil ngeloyor kekamar tidurku..sementara
saya terus berontak… tapi posisinya malah bertambah sulit mengingat
ukuran badan mas Mantri …sekarang saya berada di pelukannya dan mulut
mas Mantri mengulum pentil saya yang besar….. walau saya terus berontak
tapi hal ini membuat saya sangat terangsang… tapi saya tetap berontakk …
Mungkin karena kesal mas Mantri tiba2 memukul perut ku tepat di ulu
hati…saya langsung sesak napas..”kalau mba Angie nggak berhenti berontak
saya bisa lebih keras…. sekarang mau menikmati apa menderita”katanya,
tapi saya tidak bisa menjawab saya sesak napas mata saya berkunang2 saya
mulai menangis.. tubuh saya lemas…”bagus …”katanya dan dia pun mulai
kembali mengulum dan mempermainkan pentil saya…”mba pentilnya gede juga
ya…” lalu setelah dirasa saya tidak banyak berontak dia mulai turun dan
mempermainkan vagina saya…. pertama di bukanya lebar2 lalu diselipkanya
lidahnya diantara liang vagina lalu seperti lidah ular lidahnya bergetar
cepat menjilat2 itil saya… itu benar2 sensasi yang aneh…belum pernah
saya merasakan itu sebelumnya… bahkan mas Aries belum pernah mengoral
diriku seperti itu….rasanya…sulit aku lukiskaaan
auuggghhhh…ohhhhhh saya mulai melenguh keenakan dan tampaknya mas
Mantri tahu… dan tanpa saya sadar dari tadi mas hari yang pendiam sedang
merekam kejadian itu menggunakan handycam mas aries…seolah tersadar
saya kembali berontak… ada rasa malu di dalam diri saya… kenapa bisa2nya
saya terangsang di oral pria bukan suami saya…dan disaksikan serta
direkam pula oleh orang lain…saya kembali meronta.. tapi tiba2 tarrrrrr…
mas Mantri menampar keras di pipiku hingga terasa seolah2 ada bekas
telapak tangan dipipiku…. kemudian dia menjepit puting ku memelintir
kemudian ditariknya keras keras sehingga sedikit membengkok kebawah
rasanya benar2 sangat sakit..hingga hampir tak tertahankan dan cukup
manjur kembali menghentikan perlawananku… “terus ngelawan pentil kamu
copot…” katanya, kudengar mas hari tertawa terkekeh2 (terdengar suaranya
sedikit menyeramkan pantas dia jarang ngomong) sambil terus merekam
adegan itu…”sekarang mau anteng nggak…?” mendengar itu saya langsung
terdiam tapi ternyata dia tidak puas “mau anteng tidaaaakkk” teriaknya
sambil memelintir dan menarik puting ku keras keras. sakit sekaliii
sayapunterpaksa menganggukkan kepala ku… akhirnya dia mulai kembali
memainkan itil ku dengan jari sementara mulutnya mengenyot kedua puting
susu ku bergantian… ehhhhhhh aghhhhhhh massss Mantriiiiiii
jangaaannnnnnnn kata ku setengah meracau kenikmatan…. kulihat mas Mantri
tau aku terangsang hebat sedang mas hari kembali terkekeh…. sambil
terus merekam adegan itu…akhirnya dengan rasa yang sangat
malu…oeuuuuuhhhhhh masssss mantriiiiiiiii sayaaaaaaaaaa hehhh keluarrrr
tanpa sadar kata2 itu terucap dari mulut saya……..memalukaaan …tapi itu
kenyataaan
Mereka pun tertawa2…. kulihat mas Mantri membuka celana dan bajunya
daaan astaga penisnya besar sekali rasa2nya hampir sepanjang 20 cm dan
diameternya itu lohhh jauh dari milik mas aries… yang menakutkan adalah
urat2nya yang terlihat menonjol.. ‘penis besar mengacung keatas’ benar2
pemandangan yang luar biasa menaksjubkan tanpa sadar mataku terus
memandang kesitu…”hehehe suka ya sini duduk jangan ngeliat dari jauh
terus” katanya sambil menarik saya duduk dan menyodorkan penisnya
kemulut ku… “ayo dikenyot awas kegigit saya hajar kamu” saya begitu
ketakutan belum pernah mas aries minta di oral seperti ini …. dulu saya
sering melihat di filim BF tapi tidak menyangka harus melakukannya
sendiri, terhadap pria yang bukan suami sendiri lagi.. melihat saya
ragu2 mas Mnatri tiba2 menjambak rambut saya dan memaksa memsukan penis
besarnya kemulut saya…. sehingga saya terpaksa mengulumnya… suatu gairah
aneh muncul didalam diri saya ketika melakukannya …. mata saya melirik
saya lihat mas hari tetap mengabadikan dengan serius adegan itu…
seolah2 saya merasa diberi semangat oleh suporter… sehingga saya benar2
mengulum dan mngemut penis itu sekuat kemampuan saya dengan HOT……
eahhhhh terus anggie terus pelacurrrrr…. mendengar kata terakhir saya
terkejut dan hampir berhenti…. tapi mas Mantri kembali menjambak rambut
saya kuat2 dan menekan penisnya jauh ke dalam mulut saya …hingga
akhirnya saya terpaksa meneruskan…. dan tidak berapa lama tiba2 tubuhnya
mengejang dan kepala saya ditariknya kuat2 sehingga penis itu masuk
lebih dalam dannn dia memuntahkan maninya didalam mulut saya…. rasa
mual membayangkannya menyebabkan saya hampir memuntahkannya tapi seolah2
dia mengetahui niat saya.”berani muntahin saya hajar kamu… sekarang
kumur2 dulu lalu telannn….cepat” saya dengan sedikit mual akhirnya saya
mengumur2 mani itu di mulut saya mas Mantri menyuruh mas Hari
mendekatkan kameranya…”tahan dulu jangan di telan…coba buka mulut kamu
saya mau liat” katanya saya melakukannya dan air mani itu mengalir
sedikit keluar dari mulut ku…”cepat kumur2 lagi…” aku pun mengumur2
dan”…oke cukup sekarang telan…”sekali lagi gairah aneh muncul apalagi
kamera tetap merekam dari jarak sangat dekat…kemudian mas Mantri
menyuruh saya berbalik dalam posisi merangkak….tiba2 dia memasukan penis
besarnya kedalam vagina saya saya begitu terkejut dengan
sensasinya…penis itu begitu padat dan keras…terasa sangat penuh ehhhh
benar2 serasa dilangit…. dia mulai mengoyangkan pantatnya dengan cepat
sehingga sayapun ikut bergoyang2 tapi tanpa sadar sebenarnya saya telah
menyambut dengan antusias….setiap sodokannya ini terbukti beberapa kali
mas Mantri sengaja berhenti bergoyang…. dan.. saya terlambat berhenti
bergoyang…. sehinga setiap ini terjadi mereka berdua tertawa
keras..”sudah mulai menikmati ya …hahahah dasar pelacur murahan…”
awalnya saya benar2 merasa terpukul mendengar itu tetapi saya kembali
dilingkupi perasaan aneh…saya jadi lebih kencang bergoyang menyongsong
kenikmatan ….. dan tanpa terasa mas Mantri sudah berdiam….berhenti
beroyang …hanya saya yang bergoyang maju mundur penuh
gairah….(memalukan..). Mereka tertawa2 mas hari mendekatkan kamera
kewajah saya yang saya tahu pasti sedang terlihat sangat horny, terlihat
dari reaksi mas hari..
Tiba2 mas Mantri menahan gerakan pinggul saya… saya seolah kesetanan
masih berusaha bergoyang…”sabaarrr tahan dulu lonteee…saya mau pakai
cara lain aja…” lalu dia mencabut penisnya… plok… suaranya terdengar
keras karena vagina ku sudah basah oleh cairan vaginakusendiri… Dengan
napas tersengal2 aku memperhatikan dia bangkit dan kemudian duduk dengan
santainya di sofa milik ku… “kesini …” dia mamangil aku sambil memberi
isyarat agar aku menghapirinya dalam kadaan merangkak setelah dekat
dengan telunjuknya dia memberi isyarat kepada ku untuk berputar dan
kemudian mengarahkan pantat ku yang sedikit menungging kearah penisnya
dannn sleppp kemabali penisnya masuk ke vaginaku..badan ku bergetar
hebat ketika kepala jamur itu menghunjam dengan cepat ke dalam vagina
ku…eughhhh…. aku melenguh…hampir2….aku histeris karena nikmatnya… stelah
itu sambil dengan santainya dia duduk..”sekarang goyangkan pinggul
mukaya tadi …lontee,,,” katanya sambil menampar keras2 pantat ku….aku
demikian terkejut tapi tanpa disuruh dua kali aku segera bergoyang…maju
mundur…sedangkan dia tetap duduk dengan santainya…sambil terus berulang2
menampar pantat ku cetarrrr..cetar…”hari gue gemes banget sama ini
pantat…putih banget kalah pantat cewe’ korea…” yang diajak bicara tetap
diam sambil mengambil gambar adegan itu… “aughhhhhhh…mas Mantri
jangaaaaan siiiiiigghhhhksaaaa sayaaaa” aku merasa tersiksa karena
rangsangan yang hebat dan gairah aneh yang mengebu2 sedang dia dengan
santainya duduk membiarkan saya yang bekerja maju
mundur…”hahahahaha….terus pelacurrrr” “dasar cewe gatellll…… ayooo kalo
mau klimaks harus kamu sendiri yang raih….ughhtttttttt uenaaaakkk dasar
lonteeee” enath setan apa akupun makin cepat memacu gerakan ku sampai
tiba2 aku merasa tubuhku bergetar hebat…belum pernah aku merasakan ini
dengan mas Aries… dann”aughhhhhh mas Mantri saya keluaaaarrrrrr” dan
saya pun jatuh tersungkur denga pantat menungging dan penis mas Mantri
masi menancap dalam….”kurang ajar siapa yang suruh klimaks
duluaaan…”kemudian dia membalik diri ku hingga terlentang kemudian kedua
kaki ku diangkat keatas hingga lututku menyntuh payudara ku….dan
vaginaku terpampang lebar2 aku sudah lemas karena klimaks….dia kemudian
menacapkan kembali penisnya di vagina ku…”uuuggghhhhhhh mass…..” sekali
lagi rasa nikmat luar biasa menjalar ditubuh ku membuat aku seperti
mengambang di langit… mungkin saat itu wajahku begitu horny sebab mas
hari kemali mendekatkan handycamnya ke wajahku….pingulku terangkat
tersentak2 oleh goyangan mas mantri…beberapa menit kemudian…”mmmmaaasss
akuhhhh keluaaarrrrrrr” dan sekali lagi ribuan volt listrik seolah
menjalar memberikan nikmat tiada tara….melihat wajah ku tampaknya mas
Mantri juga tidak tahan..wajahnya tiba2 menegang kemudian dengan cepat
dia mencabut penisnya dan kemudian tiba2 crot…crot…crottt dia
menembakannya ke wajah dan tubuhku……..semua pejunyaaa..ahhhhh suatu
sensasi aneh yang luar biasa sekali gus aku merasa murahan…… “kamu
bener2 enak ….katanya sambil meraih tubuh ku ..memangku diriku seperti
memangku anak kecil……dengan diriku miring menghadap kesamping..tangan
kirinya melingkar kepinggangku…tangan kanannya mengelus2 pipiku…kemudian
dia memaksa tangan kananku melingkar memeluk lehernya yang besar…aku
hanya tertunduk lemass…mas hari masih mengambil gambarku…”pagi ini
sampai sini dulu ya lonte…”aku pun mengangguk lemah…”sekarang jangan
kamu bersihkan dirimu tunggu telpon dari saya katanya kemudian dia
membaringakn diriku di sofa… dia sendiri bangkit….kemudian dia memakai
pakaiannya, kemudian kembali menghampiri saya”..tunggu disini jangan
kenakan pakaianmu…jangan bersihkan tubuh mu…”..aku mengangguk lemah
sensasi aneh…meremang didalam diriku….kemudian dia beranjak mendekati
televisi yang dari tadi masih menayangkan adegan cintaku dengan mas
Aries…
kemudian dia mematikan CDnya dan mengeluarkan nya kemudian
mengantungi di saku jaketnya…..”hari bawa handycamnya….” sambil meberi
isyarat kepada hari untuk pergi meninggalkan rumahku,…diriku…yang
telanjang dengan tubuh dan wajah dipenuhi seperma…aku hanya bisa
termenung tidak percaya….”aku mencapai orgasme yang tidak pernah aku
rasakan sebelumnya….” “aku mencapainya dengan sedikit dipaksa….hmm
sedikit…ya sedikit…mulanya memang dipaksa…””aku wanita
murahan….”membayangkan kejadian tadi dan fakta aku seperti wanita
murahan aku hampir kembali orgasme………..
==================================================================
Terlalu lelah … dan terlalu banyak berpikir ….aku akhirnya
tertidur….tetap dalam keadaan bugil…dengan tubuh penuh seperma yang
sudah mengering….sampai tiba2 aku mendengar auara telpon berdering.
Dengan berat aku melangkah…mengangkat telpon…”halo lonte…” saya langsung
mengenali suara itu ..mas Mantri…”eh…lonte kamu cepet kesini ke mess
saya ya….kan nggak jauh2 amat dari apartement kamu…” aku hanya diam
menebak2 apa maunya. “tapi udara lagi dingin nih….” saat ini memang
akhir dari musim gugur… “kamu pakai mantel kamu yang tadi saya liat
digantung di belakang pintu ya….” nadanya solah2 khawatir aku bakal
sakit kalau tidak pakai mantel itu.”…oh ya…jangan pakai apa2 lagi
selain mantel itu ya…”..aku seperti disambar petir…”apa maksud mas
mantri…saya harus berjalan kemess mas Mantri cuma pakai mantel tanpa
pakai apa2 lagi didalamnya…?” “..tidak saya tidak mau….bagaimana kalau
ada yag lihat…” tiba2 dengan nada sedikit lebih keras “terserah kamu
tapi saat ini si Hari lagi browsing di internet dia bilang mau meng
upload film kamu sama Aries dan saya ke situs www.b*******.com“,
itu adalah sebuah situs yang sangat saya kenal sebab saya pertama kali
mengenal situs berbahasa indonesia yang menunjukan banyak foto2 gadis
indonesia di forum itu.. ”biar orang2 di Indonesia pada lihat aksi
kamu…” sontak saya berteriak..”jangannn…mas tolong jangan saya takut…”
sulit melanjutkan saya takut terhadap apa…”kalau gitu turuti saya
….pakai mantelmu jangan dikancing…cukup di ikat tali pinggangnya…” “…dan
dandan yang cantik….” saya terdiam….”bagaimana lonte…” “…baik mas….”
sebelum selesai saya berbicara “…pangil saya tuan….ingat tuan…” “baik
tuan….”seperti kerbau dicocok hidungnya saya mengikuti kata2nya”
Saya membulatkan tekat… saya berdandan yang cantik…kemudian tanpa
membasuh bekas sperma tadi pagi saya mengenakan mantel, lalu berjalan
keluar. Mess tempat tinggal mas Mantri.. dan mas Hari berjarak sekitar
2,5 kilo meter. Saya berjalan menuju kesana dengan perasaan was was,
sebab mantel itu panjangnya tidak sampai lutut, dan bagian bawahnya
sedikit mengembang walau di bagian pinggang aku sudah eratkan ikatannya.
beberapa orang berpapasan dengan saya mungkin berpikir atau mengira
saya mengenakan rok supermini didalam cuaca dingin seperti inidengan
hanya dilapisi sebuah mantel… padahal tidak ada apa2 yang dilapisi
mantel selain tubuh bugil ku..
Jarak 2,5 Kilo terasa sangat jauh.. Sampai akhirnya aku tiba didepan
mess. Disana ketika sampai didepan pintu mess aku disambut oleh seorang
security berkebangsaan India tau pakistan atau srilanka yang menanyakan
tujuan ku, aku menjawab hendak ke mess mas Mantri… aku perhatikan mata
security itu terus memandang kearah paha ku… yang terekspose…tapi
kemudian dia memberi tahukan nomor kamar mas Mantri. dan yang kurang
ajar tiba2 dia menepuk pantat ku… yang telanjang kemudian
terkekeh…seolah aku seorang wanita panggilan murahan…aku hanya bisa
menahan tagis ku sambil terus berjalan ke kamar mas Mantri…
sesampai didepan kamar ke tekan bel kamar berulang2 dengan harapan
lekas dibuka. Saya malu jika nanti ada orang lain lagi yang melihat ku…
Pintu terbuka sedikit terlihat masih dikait dengan rantai kecil sebagai
pengaman sehingga hanya terlihat sedikit wajah mas Mantri “hai lonte si
Hari mau Upload tuh filmnya…” “…Jangannnn…” kataku aku benar2 takut dia
melaksanakannya…”..kamu bisa cegah dia kalau kamu kedalam…” “kalau gitu
saya mau masuk…”kata saya setengah memaksa hampir menangis…”boleh
tapi….kamar ini nggak boleh ada lonte masuk…” “‘…tuan izinkan saya
masuk….” setengah terisak saya memohon takut mas Hari keburu meng upload
film ku..”..baiklah saya juga belum selesai bicara tadi…”katanya lagi
“..disini lonte dilarang masuk kamar kecuali masuk dalam keadaan
bugil..waktu masuk seluruh pakaiannya harus sudah dilepas diluar….”kata2
itu diucapkan dengan sangat kalem tapi membuat hati ku berdegup
kencang…aku harus melepas pakaian ku diluar… dilorong mess … yang
terdapat banyak atau setidaknya sembilan kamar lagi…bagaimana kalau ada
yang melihat..”jangan tuan saya tidak mau …” mendengar itu tanpa banyak
bicara pintu pun mulai di tutup oleh mas Mantri…”mas jangan tutp
pintunya izinkan saya masuk…” aku menahan pintu jangan sampai tertutup
“…lepas dulu mantel kamu…. lagi pula tidak lamakan kamu lepas lalu aku
bukakan pintunya …hanya beberapa detik…” aku berpikir …dan akhirnya aku
mengalah…”baik mas aku lepas disini…” aku pun melepas pakaian
ku…telanjang di lorong sebuah mess khusus pria….”cepat berikan mantelmu
sini..” katanya akupun memberikanya..kemudian pintu tertutup….biasanya
kalau mau membuka rantai pintu memang pintunya harus ditutup dahulu
..rantai di lepas kemudian baru pintu dapat dibuka seluruhnya….tapi kali
ini tidak stelah beberapa detik aku mendrngar mas Mantri dan mas Hari
tertawa terkekeh seolah sedag berhasil menipu seseorang dan saya sadar
sayalah sedang mereka tipu…. saya berdiri dalam keadaan bugil..berdandan
antik namun tubuh penuh dengan bekas sperma…di tengah lorong mess
khusus pria…tiba2 aku menjadi panik dan mulai menggedor2 pintu…. tapi
beberapa menit sama sekai tidak ada reaksi kecuali suara tawa yang
semakin keras…. karena suara ku dan suara gedoran ku ternyata mulai
menarik perhatian penghuni mess seseorang terlihat menintip dibalik
pintu di kamar sebelah, lalu aku lihat seseorang juga keluar..dan
menhapiri diriku…tampaknya dia orang indonesia juga dia bertanya “ada
apa ….apa kamu belum dibayar…?” saya langsung syok mendengarnya… sayapun
mulai menangis….”mas adi…nggak ada apa2 kok tadi cewe ini minta bayaran
dimuka… tapi ternyata pelayanannya asal2an terus mau kabur lagi ya udah
saya ambil aja pakaiannya…” terdengar suara mas Mantri dari belakang…
“wah mba ini nggak bisa gitu dong….kembalikan uangnya atau kasih service
yang bagus ke pelanggan” kata orang itu lagi saya merasa sangat terhina
mendengar itu “hei…lonte…gimana..mau service bener2 nggak…?” aku pun
mengangguk dengan tangan berusaha menutupi dada dan vagina ku…”kalo gitu
nggak usah ditutup tutupi pakai tangan aset kamu itu” katanya ….aku pun
melepaskan tangan ku…kemudian mas Mantri sambil tersenyum penuh arti
mempersilahkan aku masuk kekamar masih aku dengar orang tadi bertanya
“mas Mantri berapa kok bagus barangnya….” “murahhhhh nanti abis gue kamu
boleh pake dehhh all in loh…”jawab mas mantri. Saya hanya bisa tambah
menunduk…bersukur akhirnya bisa masuk ke dalam sehingga tidak lebih malu
lagi…
“lonte….haus nggak loe….” tanyanya, aku lihat mas hari sedang
memegang handycam yang di shoot kearah diriku…” nih minum” katanya
sambil menyodori penisnya, sayapun langsung menyambut dengan mulut
terbuka….”kayanya musti kamu emut2 dulu deh hahaha” saya pun kembali
mengoral penis mas Mantri…. tapi tiba2 saya lihat mas hari yang dari
tadi memegang kamera tiba2 mendekat ditangannya membawa sesuatu saya
kaget melihatnya dia membawa penjepit jemuran terbuat plastik… dan tanpa
banyak ba bi bu…di langsung jepit puting susu saya… saya yangsedang
meng oral mas Mantri kontan membeliak “eughhhhh sakittttt…” belum
berhenti saya melenguh tiba2 sebuah lagi dijepitkan ke puting yang
satunya….”….wauuuuuggghhhh suakittttt…eghht” saya baru mau mengerakan
tangan saya untuk meraih penjepit tadi tapi tangan saya ditangkap dan
dipegang dengan erat oleh mas Hari kemudian dengan sigap dia mengikat
tangan saya…pergelangan tangan saya diikat dengan pangkal siku kiri
sedang pergelangan kiri dengan pangkal siku kanan.. penis yang tadi saya
oral sudah terlepas.. tapi saya liat mas Mantri tidak memaksakan untuk
mengulum lagi… dia beringsut kemudian mengambil kamera yang sudah di
tinggal oleh Hari…. saat ini saya duduk dengan lutut saya dengan posisi
tangan terlipat ke belakang. hari lalu menciumi pipi lalu mengemut daun
telinga saya sambil tangannya mengelus2 bongkahan pantat saya
diperlakukan seperti itu saya hanya merasa merinding….. mas Hari
wajahnya sangat mirip dengan Tukul yang populer di tanah air…. tapi yang
ini terlihat dingin dan pendiam…tiba tiba”aughttt sakit masssss” aku
berteriak kencang sebab Hari mengigit telinga saya…kemudian tiba2
diamendorong saya kedepan sehingga saya jatuh dengan kepala kelantai …..
saat ini posisi saya menungging dengan bagian depan saya bertumpu pada
pipi kanan saya… dengan kakinya kemudian dia menendang2 kaki saya
memberi isyarat agar saya melebarkan kaki…karena posisi saya itu sedikit
sulit saya lakukan sehingga saya jadi sedikit lambat…tampaknya dia
tidak sabar dan langsung melepas ikat pinggang kulitnya dan
ctarrrrrr…langsung digunakan menyabet pantat putih saya….”aghhhhhh
sakittttt masss….”saya berteriak sekilas saya lihat wajah mas mantri
dibalik kamera menegang… tapi mas Hari tetap dingin ….dengan jarinya
kemudian dia menusuk2 lubang vagina saya…kemudian mencubit2 bibir vagina
saya… dan tiba2″augggghhhhhh massss sakittttt” hampir saya pingsan
ketika mas hari kembali mengunakan penjepit jemuran untuk menjepit bibir
vagina saya…dikanan dan dikiri…dan kembali saya terkejut ketika sebuah
lagi dia jepitkan di itil saya…dan kali ini karena itu bgian yang paling
sensitif sakitnya jadi sangat tidak tertahan …sayapun berteriak
sekuatnyaaa…”Auuuuuughhhhtttttttt massssssa saskiiiiitsssss” mata saya
berkunang2 …dan mulai menagis…hampir saya pingsan…”sudah massss
sakittttt….saya sudah tidak kuaaa…hepppp” belum selesai saya berteriak
mulut saya telah disumpalnya…dan tampaknya disumpal denga celana dalam
bekas milik mas hari…..
Kemudian dia mengitari saya dan memencet hidung saya…dengan mulut
tersumpal dan hidung saya di pencet sedemikian rupa hampir2 saya pingsan
karena tidak dapat bernapas… tapi kemudian dia melepas jepitan
tangannya di hidung saya…lalu membalikan tubuh saya sehingga tubuh saya
terlentang dengan tangan terikat di punggung buah dada saya nampak
mengacung keatas…seperti dua bongkah gunung yang indah dengan penjepit
jemuran dimasing2 puncaknya…warnanya tidak lagi merah tetapi mulai
keunguan…kemudian mas hari mulai mengambil tali dan dengan sedemikian
rupa mengikat kaki saya masing2 sehingga betis dan paha saya menyatu.dan
tidak bisa di luruskan
dan dibelakang lutut kedua kaki diselipakan sebuah batangan kayuyang
diatur posisinya sehingga kaki saya mengangkang lebar….dan terlipat
kebelakang …rasanya sakitt luar biasa…kemudian dengan tiba2 cletik…. dia
mencabut penjepit di buah dada sebelah kiri begitu tiba2 sehingga
menyakitkan…. setelah itu dengan cepat dipasangnya kembali seolah2
sedang mengetes kekuatan penjepit itu…. dan itu dilakukan ke semua
penjepit yang terpasang sehingga saya merasa sangat kesakitan… setelah
semua selesai di tiba2 bangkit dan seperti mencari2 sesuatu di lemari
es… dan kembali dengan sebuah ketimun jepang yang besar… dan
digesek2annya ke lubang vagina saya…ketimun itu terasa dingin…dan tanpa
peringatan tiba2 sleppp “aughttttttt….” ketimun itu dimasukannya dengan
paksa ke vagina saya sampai masuk 3/4 nya… kemudian dia mengalihkan
pandangannya kelubang yang lain…lubang anus ku…segera aku menggeleng2
tapi dia malah tersnyum penuharti…diambilnya seuntai manik2 sebesar
kelereng berjumlah 15 butir didalam untaiannya dan kemudian dengan paksa
dia menekan masuk satu persatu setiap manik2 itu hingga tinggal 3 untai
lagi… kemudian dia duduk memandangi diriku….semua adegan diambil
gambarnya oleh mas mantri… kemudiann cetarrrrrr tiba2 mas hari kembali
menyabet kan sabuknya ke tubuh ku yang putih sehingga membekas
merah..dia kemudian mulai meraba2 tubuhku dan meciumiku sedemikan
rupa…sehingga entah bagaimana gairah aneh tadi kembali terjadi…
Kemudian dia mengocok2 ketimun yang ad di vaginaku tadi…
sehinggaaa”eghhhhhh eghhhhh …” hanya itu yang keluar dari mulut ku
karena tersumpal celana dalam mas Hari.tiba2 tubuhku mengejang karena
orgasme….sungguh perasaan yang aneh telah mendera diriku…dalam keadaan
sakit dan lemas aku melihat mas hari sedang mengocok2 penisnya sendiri
didekat ku dan crot crot…. rupanya dia terangsang hebat melihat keadaan
diriku… semua air maninya ditumpahkan ke wajah dan tubuh ku…
setelah itu dia pun melepaskan semuanya penjepit dan ikatannya…Saya
hanya bisa terbaring lemah…aku lihat kini kamera sudah berpindah tangan
lagi…
Mas Mantri yang bertubuh gempal…besar… mengendong tubuh lemah saya ke
atas tempat tidur..mulai menciumi diriku..memacu gairah diriku… dia
mulai memainkan itilku dengan lidahnya….yang masih terasa sakit akibat
perlakuan mas Hari….tapi “ughhhhhh nihkkmaaaahhhttt mas
euanaaakkkk…ueghhhhhh” saya mulai mengelepar2 ketika lidah mas Mantri
mulai menari nari di itil ku sambil kedua tangannya sesekali memilin
milin puting ku… kemudian di sergapnya mulut dengan ciuman yang dasyat…
lidahnya mempermainkan lidah ku memaksa lidah kuturus menari2 huahhh
enak sekaliiii.. kemudian dia mulai
melepas pakaiannya sendiri … terlihat penisnya yang besar mengacung
ke atas membuat hati ku bergetar… ”lonte kamu suka ini…”sukaaa tuannn
sukaa”hampir diluar sadar aku meracau kata2 yang sangat memalukan itu….
baik kamu harus memohon “tolong tuannnn….saya sudah tidak
tahan..””tolong apa….” “yang jelas…..” “tolong masukan batang tuan ke
memek saya tuannnn tolonggg” ” baik saya akan menolong mu lonte”dan
sleppp “eughhhhhh….”dia memasukan penisnya ke vaginaku kembali gairah
aneh menguasai diriku….seolah liang vagina ku terasa sangat penuhhh dan
padat denganh benda besar yang kerass dan kenyal…. “ohhhh… ”dia pun
mulai memompa dengan cepatnya sehingga aku merasa itil dan bibir vagina
ku ikut keluar masuk karena padatnya penis mas Mantri… menimbulkan
sensasi luar biasa… kembali aku melihat mas Hari merekam dengan kamera
di tangannya…..
Setelah beberapa menit aku tidak tahan lagi hingga tubuh ku
terguncang2 hebat dan “ohhhhhh tuaaannnn saya kelauarrrrrrrr” namun
nampaknya mas Mantri belum mencapai klimaks dia tiba2 memangku tubuh
saya dan dalam keadaan sambil di pangku berhadapan dengannya mulutnya
bermain di buah dada saya dan terus memompa saya naik turun…”ahhhhhh
tuaaaannnnnnn” saya benar sudah tidak tahaaaan dan kembali mengalami
klimaks namun mas Mantri masih belum juga orgasme….. dia kemudian
membalik tubuh saya dan…. dia menemukan 15 butir manik2 yang menancap
dipantat saya dan lupa dicabut oleh mas Hari…. kemudian kembali dia
menembus vagina saya dari belakang sambil tangannya pelan2 menarik
manik2 keluar dari liang anus saya… sehingga menyebabkan saya segera
mencapai klimakss beikutnya “eghhhhhhttttt ” saya lihat hari tersenyum
penuh arti dibalik kameranya…. tidak lama kemudian tiba2 dengan kasar
mas Mantri mencabut penis besarnya dari vagina ku dan membalik diriku
sehingga terlentang. Dan crot crot…crottt mani menyembur ke tubuh dan
wajah ku lalu dia memaksa diriku membersihkan penis miliknya dengan
menggunakan mulut ku….
Kemudian masih dalam keadaan tubuh dan wajah penuh mani tiba2 mas
mantri mengambil alat cukur kumis miliknya.. dan dia mulai mencukur bulu
jembut ku ..awalnya aku meronta aku takut kalau mas aries sampai
bertanya ada apa sampai aku mencukur botak jembut ku….tapi kemudian saya
pasrah dicukur sampai habi…
Lalu mereka memberikan mantelku “pakai..kita jalan jalan…”kata mas
Hari….terus terang setiap mendengar dia bicara bulu kuduk ku langsung
merinding wajahnya yang kaya Tukul tidak membuat dia menjadi sama
lucunya…
kemudian dengan diapit ke dua orang itu aku berjalan keluar menuju ke tengah kota…
banyak orang yag nampak memperhatikan diriku aku merasa terutama
disebabkan oleh mantel ku yang tidak terlalu panjang dan bawahnya lebar
tidak dapat menyembunyikan aku tidak memakai apa2 lagi didalamnya…. dan
bau tubuh ku…benar2 bau air mani laki2… walau aku sudah merias kembali
wajah ku wajah ’puas’ didiriku benar masih terlihat jelas…
Perjalanan masih panjang….
Tidak ada komentar:
Posting Komentar